Langsung ke konten utama

Jurnal Minggu 1 Tahap Kupu Kupu

Alhamdulillah sampai juga di tahap kupu-kupu. Permainan kali ini semakin seru, yaitu program mentorship. Fokus minggu ini adalah mencari mentor dan mentee kemudian kenalan. Saya baru pasang messenger karena kegiatan mentorship. Nah waktu scroll2 ternyata saya tidak sadar kalau ngeklik mbak mitha sebagai mentor. Saya baru sadar ketika mb mitha, membalas chat saya (yang otomatis ditulis oleh messenger). Padahal saat itu, saya belum memutuskan mau fokus belajar hal apa dari mindmap yang telah saya buat. Akhirnya, setelah itu baru saya memutuskan untuk fokus ke manajemen emosi, manajemen stress, manajemen waktu, be confident, dan selalu bahagia, Dan memutuskan untuk lebih mendalami terkait selfhealing (manajemen cemas) dan mencari kekuatan diri. Akhirnya saya cari-cari di bagian mentor, ada beberapa yang menjadi target untuk dijadikan mentor, alhamdulillah akhirnya memutuskan untuk menghubungi mbak Rezy Lestyana (zizi) dari Tabalong. Alhamdulillah diterima sebagai mentee...semoga ke depan tujuan bisa tercapai, karena belajar pada ahlinya. Saat diskusi terkait jam komunikasi, ternyata baru tahu kalau mbak zizi  berada di indonesia tengah yang artinya menggunakan waktu wita, sedangkan saya wib, sehingga ada perbedaan waktu 1 jam. Akhirnya kami memutuskan jadwal diskusi kami tiap jam 8 wib (atau 9 wita). Setelah mendapat mentor, ternyata ada beberapa orang yang menghubungi untuk dijadikan sebagai menteenya. Ada yang saya tolak, tapi ada juga yang masih menunggu, karena sayapun belum menemukan mentee. Saya menjadi mentor terkait membagi pengalaman pengobatan saat asam lambung. Ternyata sampai hari ini belum mendapatkan mentee. Terkait proses lamar melamar menjadi mentor dan mentee ini sampai saat ini sudah 6 kali yang menolak dan ditolak. Sudah coba cari satu persatu di bagian mentee, namun tema yang ingin dipelajari oleh mentee yang tersedia, tidak ada yang saya kuasai bahkan ada yang fokusnya sama dengan yang ingin saya pelajari, akhirnya belum berani menjadi mentor. Mungkin saat ini baru pantas menjadi mentee, lain kali semoga bisa menjadi mentor juga.

Hasil perkenalan dengan mbak zizi (Rezy Lestyana). Beliau adalah psikolog klinis, suaminya pegawai swasta. Tinggal di Tabalong karena ikut suaminya merantau ke sana (dua-duanya adalah perantau). Asalnya dari Yogyakarta. Anaknya 1, seorang putri yang berumur 4 tahun. Mereka bertiga saja, tanpa bantuan ART. Hobinya membaca buku fiksi dan non fiksi serta jalan-jalan. Yang membuat berbinar saat bekerja di ranah publik adalah saat dapat membantu orang lain dan saat mempelajari hal baru. Hal yang membuat tidak berbinar adalah saat harus menitipkan anak jika sedang di luar rumah atau anak merengek minta ikut. Hal yang menjadi penguat untuk bekerja di ranah publik adalah ridho suami, suaminya mendukung dan juga keyakinana bahwa setiap orang mempunyai peran di dunia, dan peran mbak zizi adalah membantu orang di sekitarnya. Strategi yang diambil saat harus bekerja di ranah publik adalah ambil klien malam (on call) dan meminta bantuan suami untuk menjaga anak saat itu serta kadang membawa anak menemui klien. Saat tidak bekerja berusaha sepenuh mungkin dengan anak dan ada semacam ritual misal memeluk anak setelah bangun tidur  dan membacakan buku serta cerita sebelum tidur. Jika muncul perasaan bersalah maka bertanya langsung ke anak apakah keberatan jika ibunya bekerja, kemudian melakukan refleksi kenapa memilih bekerja di ranah publik, terus berefleksi apakah pilihan kerja di ranah publik sudah sesuai dengan pilihan hidup. Menanyakan feedback orang sekitar terkait pilihan kita kerja di ranah publik sangat perlu agar kita tidak berasumsi yang ujungnya menjadi pikiran negatif serta bertujuan untuk meluruskan jalan, misal jika anak protes berarti perlu mencari cara untuk lebih berkualitas dengan anak. Masya Allah...ini jawaban yang kubutuhkan untuk berefleksi lagi terkait pilihan yang telah saya ambil yakni bekerja di ranah publik, karena selama beberapa tahun ini masih galau antara bekerja di ranah publik atau di ranah domestik. Semoga makin kuat ke depan.....Oiya hasil keisengan saya, ternyata mba mentor saya ada di aplikasi halodoc.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

StayFree: Pemantau penggunaan aplikasi hp kita

Salah satu aplikasi yang dituju adalah yang bisa memantau dan memberikan peringatan aplikasi khususnya youtube. Maklum, anak anak masih belum bisa lepas 100% dari nonton di youtube. Tiap hari ada waktu buat mereka untuk nonton, sekali nonton sekitar 10 sampai 15 menit. Tapi terkadang mereka masih nambah walaupun sudah bunyi alarm hp, tanda waktu nonton mereka habis. Makanya saya perlu aplikasi yang bisa memantau penggunaan youtube dalam sehari. Akhirnya ketemu aplikasi 'StayFree'. Ternyata, di aplikasi ini kita bisa melihat penggunaan semua aplikasi di hp kita dan memberikan alarm kalau sudah melewati batas yang kita tetapkan. Niatnya mau melihat penggunaan aplikasi youtube, ternyata penggunaan aplikasi yang lain juga bisa terpantau...jadi senang. Tampilannya seperti ini: #Tantangan10Hari #Level12 #KuliahBunSayIIP #KeluargaMultimedia

Jurnal Minggu 2 Tahap Kupu Kupu

Minggu kedua adalah tahap assesmen diri dalam program mentorship. Maka saya dan mbak zizi sepakat untuk menggunakan messenger, pada hari Selasa 12 Mei 2020 jam 8 Wib. Karena memang jadwal mentroship kita adalah jam 8-9 wib (tidak harus 1 jam, bisa kurang). Rasanya saya deg degan kepikiran mau ngomong apa saat video call dengan mbak mentor. Akhirnya waktu yang disepakati pun datang, saya keluar rumah agar lebih kondusif. Soalnya anak-anak sedang berisik. Alhamdulillah akhirnya bisa lihat wajah mbak mentor... Pertama Mbak zizi tanya apakah program mentroship yang dipilih ini sudah sesuai mindmap. Kemudian saya jawab, bahwa mindmap saya ada 7 yaitu terkait manajemen cemas/panik, manajemen stress, manajemen emosi, manajemen waktu, be confident , positive mind , dan selalu bahagia. Kemudian mbak zizi tanya apa yang sudah di dapat selama tahap ulat sampai kepompong kemarin. Saya cerita kalau di tahap ulat saya mencari sendiri terkait manajemen cemas, kemudian ikut keluarga manajemen emo...

Mind Mapping

Minggu ini kita akan bermain menggunakan mind mapping . Di minggu pertama kita sudah menemukan sumber kebahagiaan kita, kemudian minggu kedua adalah keterampilan yang akan kita pelajari dan di minggu tiga kemarin kita sudah menemukan ilmu yang akan dipelajari. Materi kali ini, cukup membuat saya berpikir ulang, apakah benang merah dari materi 1 sampai ke 4 ini sudah sesuai? Sehingga materi kali ini perlu berefleksi lebih lama. Namun akhirnya ketemu juga benang merahnya. Awalnya mau mengubah telur-telur yang sudah di tulis, tapi sepertinya tidak perlu. Memang sumber kebahagiaan ada di minggu pertama, namun dari minggu kedua, saya tidak memfokuskan untuk mengasah keterampilan yang membuat saya bahagia, saya lebih terfokus pada mempelajari keterampilan yang berpotensi mengganggu kebahagiaan saya. Ini dimaksudkan untuk menyelesaikan sumber pengganggu kebahagiaan sebelum fokus pada kebahagiaan. Saya menyadari ini, setelah saya memperhatikan anak saya, saat dia lapar atau ada yang tidak nya...

Refleksi Belajar #Tahap Ulat

Jurnal minggu ke 7 ini terkait releksi belajar. Kita diminta mengklasifikasikan ilmu yang sudah di dapatkan, kemudian memisahkan makanan utama dan cemilan. Kemudian refleksikan.. a. Apakah makanan yang kudapatkan sudah sesuai dengan kebutuhan makanan yang ada di petaku? Sesuai dengan mind map saya maka ada 7 ilmu yang perlu saya pelajari yakni :  1. Manajemen panik/cemas 2. Manajemen emosi 3. Manajemen stress 4. Manajemen waktu 5. Menjadi percaya diri 6. Sumber kebahagiaan 7. Positive mind  Pertama saya akan melihat ilmu untuk makanan utama saya ternyata ada 3 ilmu yang sudah didapat yakni manajemen emosi, manajemen waktu dan manajemen panik/cemas. Untuk lebih jelas bisa dilihat pada Gambar 1. Untuk manajemen emosi, sudah terjawab pemicu emosi negatif (innerchild, gangguan jin, syahwat), cara merelease emosi negatif (mindfullness, forgiveness therapy, teknik sadar nafas dll), dan terapi emosi negatif. Meskipun masih banyak mungkin ilmu terkait manaj...

Jurnal Minggu 4 Tahap Kupu Kupu

Minggu ke empat ini adalah tahap check in , semacam evaluasi di pertengahan terhadap proses mentorship . Maka hari jumat saya mulai menghubungi mbak zizi dulu, karena minggu-minggu kemarin mbak zizi yang menghubungi dan pas saat itu HP mati dari malam terus pagi baru di charge , makanya sampai jam 8.30 an saya tidak membalas pesan mbak zizi. Maka minggu ini saya berinisiatif menghubungi mbak zizi dulu dan meminta persetujuan apakah mulai mentorship hari jumat ini atau besok (hari sabtu). Ternyata mbak zizi merespon dan saat itu juga proses mentorship berjalan. Pertama mbak zizi menanyakan apakah saya sudah menyimak diskusi bu Septi, alhamdulillah sebelum proses mentorship saya sudah selesai menyimak diskusi bu Septi. Kemudian mbak zizi menanyakan saya lebih nyaman menggunakan chat atau video call saat berinteraksi, saya jawab menggunakan chat karena ada waktu untuk mikir dulu kalau menggunakan chat sedangkan kalau video call suka ada demam panggung. Waktu dulu video call denga...