Minggu kedua adalah tahap assesmen diri dalam program mentorship. Maka saya dan mbak zizi sepakat untuk menggunakan messenger, pada hari Selasa 12 Mei 2020 jam 8 Wib. Karena memang jadwal mentroship kita adalah jam 8-9 wib (tidak harus 1 jam, bisa kurang). Rasanya saya deg degan kepikiran mau ngomong apa saat video call dengan mbak mentor. Akhirnya waktu yang disepakati pun datang, saya keluar rumah agar lebih kondusif. Soalnya anak-anak sedang berisik. Alhamdulillah akhirnya bisa lihat wajah mbak mentor...
Pertama Mbak zizi tanya apakah program mentroship yang dipilih ini sudah sesuai mindmap. Kemudian saya jawab, bahwa mindmap saya ada 7 yaitu terkait manajemen cemas/panik, manajemen stress, manajemen emosi, manajemen waktu, be confident, positive mind, dan selalu bahagia. Kemudian mbak zizi tanya apa yang sudah di dapat selama tahap ulat sampai kepompong kemarin. Saya cerita kalau di tahap ulat saya mencari sendiri terkait manajemen cemas, kemudian ikut keluarga manajemen emosi (manajemen marah) dan manajemen waktu (bullet journal). Saat tantangan 30 hari saya membuat bullet journal. Dari bullet journal itu saya lebih suka bagian tracking. Saya mencatat kapan dan kondisi apa yang menyebabkan cemas serta makanan apa yang membuat kambuh asam labung saya. Sampai sekarang saya masih konsisten menulis tracking tersebut meskipun bagian perencanaan (agenda) sehari hari kadang tidak dituliskan. Dari bullet journal tersebut saya tahu penyebab kecemasan dan makanan yang penyebab kambuh. Dulu sebelum menggunakan bullet journal, saat cemas datang saya menuliskan di buku diary. Sekarang setelah menggunakan bullet journal penulisan menjadi lebih sederhana, namun bisa melakukan evaluasi dengan baik. Kemudian mbak zizi tanya apa yang dilakukan saat cemas datang. Saya jawab bahwa selama ini kalau lagi kambuh saya mencium aromaterapi kemudian melakukan pijat refleksi kaki sendiri. Kalau upaya sebelum cemas datang adalah dengan membatasi membaca berita atau melihat whatsapp yang biasanya terdapat berita yang membuat cemas. Dalam mentorship ini saya ingin saya tidak lagi cemas/ dapat mempraktekkan manajemen cemas secara konsisten dan melakukan upgrade apalagi aktivitas yang bisa dilakukan selain yang sudah saya praktekkan. Kemudian mbak zizi minta saya melakukan assesmen terhadap kemampuan saya dari skala 1-10. Sayapun akhirnya menjawab 7 karena saya sudah lebih baik dibanding dulu saat pertama kali terkena cemas berlebih. Dulu saat awal kena cemas berlebih, saya tidak tahu kalau kondisi saya disebut cemas berlebih, dulu dipikir kenapa dengan badan saya, apakah ada sakit tertentu, ternyata itu hanya dari pikiran. Kemudian sekarang saya juga sudah mengetahui kondisi apa yang menjadi penyebab kekambuhan saya. Kata mbak zizi, angka tersebut sudah termasuk tinggi. Dari beberapa hasil browsing saya, bahwa penyebab cemas berlebih juga karena kekurangan mineral tertentu. Maka sekarang saya juga mengkonsumsi vitamin B komplek dan vitamin Cal-Mag-Zinc, disamping juga menjaga makanan agar asam lambung saya tidak kambuh. Apalagi sekarang sedang bulan ramadhan, sekalian detoksifikasi badan. Kemudian mbak zizi mengatakan kalau sesi kali ini cukup, apakah ada yang saya tanyakan. Saya menanyakan terkait mindmap saya, sebaiknya saya fokus yang mana, karena ada banyak yang ingin dipelajari. Kata mbak zizi, mindmap saya sebenarnya berhubungan. Misal percaya diri, mungkin tidak percaya diri karena ada kecemasan berlebih itu. Maka sekarang fokus ke manajemen cemas, karena jika cemasnya sudah teratasi, insyallah yang lain akan mengikuti. aamiin....semoga setelah program kupu-kupu ini menjadi pribadi yang mempunyai mental kuat, tidak lagi mengalami kecemasan berlebih. Oiya tadi terkait tantangan yang dihadapi adalah konsistensi mungkin, karena setelah tahu ilmunya, konsisten untuk terus mempraktekkannya diperlukan usaha yang keras.
Tadi ada kendala teknis, saat sedang video call ternyata batere hp saya habis, jadinya terputus. Tapi tidak apa-apa lanjut dengan chat di messenger...
Tadi ada kendala teknis, saat sedang video call ternyata batere hp saya habis, jadinya terputus. Tapi tidak apa-apa lanjut dengan chat di messenger...
Komentar
Posting Komentar