Alhamdulillah..sampai juga di minggu terakhir tahap kupu-kupu. Tugasnya adalah membuat video/apa saja untuk selebrasi Bunda Cekatan ini. Tugasnya 1 video (3-5 menit) untuk satu regional. Bogor adalah salah satu regional yang gemuk dengan anggota sekita 64 orang, jadi heboh saat mengerjakan ini. Awalnya kami di bagi menjadi 9 grup, kemudian, hari Minggu adalah deadline pengumpulan video dari tiap grup, padahal hari Sabtu baru di kasih tahu grupnya....heboh, tapi alhamdulillah bisa selesai hari Minggu kemarin. Jadi sekarang tinggal dikerjakan oleh PJ nya untuk menyatukan video dari tiap kelompok. Kayaknya bakal seru....Untuk video selebrasi, saya tidak akan perlihatkan di blog ini karena saat ini belum jadi. Oiya quote yang saya tulis untuk menggambarkan saya di program bunda cekatan ini adalah..akhirnya saya menemukan, jalan yang saya cari/mau selama ini. Ternyata yang saya perlukan adalah membenahi saya dulu kemudian baru fokus ke anak-anak. Jujur dulu waktu di Bunda Sayang rasanya ga sedahsyat yang sekarang, mungkin belum ketemu feel nya. Apalagi program bunda cekatan yang sekarang, langsung di komandoi oleh Bu Septi Peni Wulandani. Bisa dibayangkan tiap minggu, kami selalu melihat wajah penuh kebahagiaan dan keceriaan Bu Septi, sehingga mau tidak mau kamipun tertular dengan semangat beliau. Kalau dulu di Bunda sayang karena menggunakan WA jadi tidak dapat feel nya. Mungkin benar, gesture tubuh adalah alat komunikasi yang lebih efektif dibanding tulisan.
Kemudian untuk program mentroship, meskipun dari program Bunda cekatan tidak ada tugas tambahan. Ternyata mbak mentor memberi beberapa pertanyaan yang perlu direnungkan. Ini dia saya tuliskan disini:
Dampak/Kemajuan yang dirasakan (saya bingung baginya, makanya saya satukan dampak dan kemajuan):
- Panik cukup jarang kambuh
- Bisa menghandle saat cemas/panik datang
- Hal yang dulu membuat panik, sekarang terasa biasa saja
- Lebih sering menulis buku diary dan me list kerjaan
- menemukan cara efektif dalam mengontrol kecemasan : menerima emosi dan reframing, menulis, pijat refleksi dan mindfullness
- Jarang curhat terkait sensasi kecemasan di grup/teman
Testimoni: jarang kambuh, yang penting terus belajar
Rencana yang akan dilakukan ke depan untuk memaintenance
- Ikut komunitas (saat ini sudah ikut komunitas yang mensupport untuk survive dengan kecemasan)
- Mau mengasah kemampuan menulis (mungkin dengan ikut kelas menulis)
- mempraktekkan buku-buku selfhealing (sudah punya beberapa)
- tetap mempraktikkan cara efektif yang sudah ditemukan
- perlu ikut pelatihan/semacamnya untuk pijat refleksi
- mau memperluas bidang cekatan lain yaitu sub bidang self love
Komentar
Posting Komentar