Langsung ke konten utama

Temukan keluargamu #Bunda Cekatan Tahap Ulat

Alhamdulillah.. Sampai di minggu ketiga,, setelah kehebohan mengerjakan tugas minggu kedua tahap ulat kemarin, maka di hari rabu,  sudah mulai menunggu nunggu apa kejutan tugas di hari kamis. Saat diskusi di hari kamis,  ternyata tugasnya adalah mencari keluarga.. Artinya mencari 'ulat ulat' yang makanan pokoknya sama atau serupa.  Wuih.. Kehebohan sudah mulai di kolom komentar saat sesi diskusi,  kami sudah mulai 'menjaring' siapa calon keluarga kami.  Selain di komentar FB saat sesi diskusi,  kehebohan juga terjadi di wa grup regional bunda cekatan... Ada yang gerak cepat buat list apa saja makanan utama dan siapa yang mau jadi anggota keluarganya... Sayapun tidak mau kalah,  dengan sigap ikut menuliskan makanan utama dan menjadi anggota pertama yang makan makanan tersebut.  Meskipun jujur,  masih belum paham apa isi dari makanan utama tersebut,  nanti akan difokuskan membahas apa. Oiya,  makanan utama yang saya pilih adalah manajemen emosi.  Sebenarnya di dua minggu kemarin saya mencari literatur terkait cemas berlebih (ansietas).  Namun,  setelah dipikir pikir cemas juga merupakan bagian dari emosi,  maka saya memutuskan untuk menjadikan manajemen emosi sebagai makanan utama.  Kehebohan di wa grup ternyata masih berlanjut hingga hari jumat... Karena saya paling depan menaruh list anggota keluarga manajemen emosi,  maka saya ditunjuk jadi kepala keluarga di wa grup regional bunda cekatan... Waah sudah terbayang kalau disuruh live di FB nanti (geer).. Makanya ga mau, inginnya di ganti yang lain saja. Karena salah satu bidang yang tidak saya suka (tugas 1 di tahap telur)  adalah tampil di depan banyak orang (demam panggung...).  Ternyata pas cek di grup FB bunda cekatan, sudah ada kepala keluarga untuk manajemen emosi, yaitu mbak aisyah fitriana dari samkabar... Ya Allah alhamdulillah rasanya lega (hehee). Setelah baca grup FB,  dengan sigap saya pun masuk link wa grup yang sudah dibuat oleh bu kepala keluarga.. Teman teman lain juga mulai masuk ke wa grup...Namun karena wa grup terbatas hanya dapat menampung 250 an peserta maka di putuskan pindah ke telegram...karena anggota keluarga manajemen emosi ada 300 an orang.  Baik di wa grup maupun di telegram,  kami mulai 'heboh',  ada yang kenalan,  membagikan link terkait manajemen emosi dan ada diskusi diskusi,  baik yang berupa masukan terkait teknis diskusi di keluarga manajemen emosi maupun hal hal lain.  Di grup manajemen emosi sendiri agar memudahkan dalam diskusi,  maka dibagi lagi menjadi sub grup yakni : tazkiyatun nafs,  manajemen konflik,  manajemen marah, self healing,   lain lain (apa lagi ya... Saya tidak ingat) . Oiya nama grupnya akhirnya diubah menjadi inside out family (seperti judul film animasi yang menceritakan terkait emosi emosi yang ada di dalam diri manusia) berdasarkan hasil kesepakatan. Saya sendiri, sebenarnya bingung memilih sub grup mana,  tapi akhirnya di awal ini fokus di manajemen marah.  Ini ada di mind map saya juga, ada manajemen panik,  manajemen marah dan manajemen stress dan manajemen waktu.  Untuk manajemen panik akan tetap saya lanjutkan dengan mencari sendiri literaturnya,  disamping fokus mencari makanan di grup inside out family. Sebenarnya ada 3 emosi yang cukup mempengaruhi yakni cemas, marah dan bahagia.  Saya ingin cemas dan marah tidak mendominasi, hanya muncul saat tertentu dan pada waktu yang tepat. Sedangkan terkait bahagia (syukur),  ini yang saya inginkan mendominasi kehidupan saya. Di grup inside out family,  rencananya diskusi dan sharing materi manajemen emosi akan dilakukan tiap hari senin sampai selasa. Sepertinya akan seru,  karena kami sama sama lapar terkait materi manajemen emosi tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

StayFree: Pemantau penggunaan aplikasi hp kita

Salah satu aplikasi yang dituju adalah yang bisa memantau dan memberikan peringatan aplikasi khususnya youtube. Maklum, anak anak masih belum bisa lepas 100% dari nonton di youtube. Tiap hari ada waktu buat mereka untuk nonton, sekali nonton sekitar 10 sampai 15 menit. Tapi terkadang mereka masih nambah walaupun sudah bunyi alarm hp, tanda waktu nonton mereka habis. Makanya saya perlu aplikasi yang bisa memantau penggunaan youtube dalam sehari. Akhirnya ketemu aplikasi 'StayFree'. Ternyata, di aplikasi ini kita bisa melihat penggunaan semua aplikasi di hp kita dan memberikan alarm kalau sudah melewati batas yang kita tetapkan. Niatnya mau melihat penggunaan aplikasi youtube, ternyata penggunaan aplikasi yang lain juga bisa terpantau...jadi senang. Tampilannya seperti ini: #Tantangan10Hari #Level12 #KuliahBunSayIIP #KeluargaMultimedia

Jurnal Minggu 2 Tahap Kupu Kupu

Minggu kedua adalah tahap assesmen diri dalam program mentorship. Maka saya dan mbak zizi sepakat untuk menggunakan messenger, pada hari Selasa 12 Mei 2020 jam 8 Wib. Karena memang jadwal mentroship kita adalah jam 8-9 wib (tidak harus 1 jam, bisa kurang). Rasanya saya deg degan kepikiran mau ngomong apa saat video call dengan mbak mentor. Akhirnya waktu yang disepakati pun datang, saya keluar rumah agar lebih kondusif. Soalnya anak-anak sedang berisik. Alhamdulillah akhirnya bisa lihat wajah mbak mentor... Pertama Mbak zizi tanya apakah program mentroship yang dipilih ini sudah sesuai mindmap. Kemudian saya jawab, bahwa mindmap saya ada 7 yaitu terkait manajemen cemas/panik, manajemen stress, manajemen emosi, manajemen waktu, be confident , positive mind , dan selalu bahagia. Kemudian mbak zizi tanya apa yang sudah di dapat selama tahap ulat sampai kepompong kemarin. Saya cerita kalau di tahap ulat saya mencari sendiri terkait manajemen cemas, kemudian ikut keluarga manajemen emo...

Mind Mapping

Minggu ini kita akan bermain menggunakan mind mapping . Di minggu pertama kita sudah menemukan sumber kebahagiaan kita, kemudian minggu kedua adalah keterampilan yang akan kita pelajari dan di minggu tiga kemarin kita sudah menemukan ilmu yang akan dipelajari. Materi kali ini, cukup membuat saya berpikir ulang, apakah benang merah dari materi 1 sampai ke 4 ini sudah sesuai? Sehingga materi kali ini perlu berefleksi lebih lama. Namun akhirnya ketemu juga benang merahnya. Awalnya mau mengubah telur-telur yang sudah di tulis, tapi sepertinya tidak perlu. Memang sumber kebahagiaan ada di minggu pertama, namun dari minggu kedua, saya tidak memfokuskan untuk mengasah keterampilan yang membuat saya bahagia, saya lebih terfokus pada mempelajari keterampilan yang berpotensi mengganggu kebahagiaan saya. Ini dimaksudkan untuk menyelesaikan sumber pengganggu kebahagiaan sebelum fokus pada kebahagiaan. Saya menyadari ini, setelah saya memperhatikan anak saya, saat dia lapar atau ada yang tidak nya...

Refleksi Belajar #Tahap Ulat

Jurnal minggu ke 7 ini terkait releksi belajar. Kita diminta mengklasifikasikan ilmu yang sudah di dapatkan, kemudian memisahkan makanan utama dan cemilan. Kemudian refleksikan.. a. Apakah makanan yang kudapatkan sudah sesuai dengan kebutuhan makanan yang ada di petaku? Sesuai dengan mind map saya maka ada 7 ilmu yang perlu saya pelajari yakni :  1. Manajemen panik/cemas 2. Manajemen emosi 3. Manajemen stress 4. Manajemen waktu 5. Menjadi percaya diri 6. Sumber kebahagiaan 7. Positive mind  Pertama saya akan melihat ilmu untuk makanan utama saya ternyata ada 3 ilmu yang sudah didapat yakni manajemen emosi, manajemen waktu dan manajemen panik/cemas. Untuk lebih jelas bisa dilihat pada Gambar 1. Untuk manajemen emosi, sudah terjawab pemicu emosi negatif (innerchild, gangguan jin, syahwat), cara merelease emosi negatif (mindfullness, forgiveness therapy, teknik sadar nafas dll), dan terapi emosi negatif. Meskipun masih banyak mungkin ilmu terkait manaj...

Jurnal Minggu 4 Tahap Kupu Kupu

Minggu ke empat ini adalah tahap check in , semacam evaluasi di pertengahan terhadap proses mentorship . Maka hari jumat saya mulai menghubungi mbak zizi dulu, karena minggu-minggu kemarin mbak zizi yang menghubungi dan pas saat itu HP mati dari malam terus pagi baru di charge , makanya sampai jam 8.30 an saya tidak membalas pesan mbak zizi. Maka minggu ini saya berinisiatif menghubungi mbak zizi dulu dan meminta persetujuan apakah mulai mentorship hari jumat ini atau besok (hari sabtu). Ternyata mbak zizi merespon dan saat itu juga proses mentorship berjalan. Pertama mbak zizi menanyakan apakah saya sudah menyimak diskusi bu Septi, alhamdulillah sebelum proses mentorship saya sudah selesai menyimak diskusi bu Septi. Kemudian mbak zizi menanyakan saya lebih nyaman menggunakan chat atau video call saat berinteraksi, saya jawab menggunakan chat karena ada waktu untuk mikir dulu kalau menggunakan chat sedangkan kalau video call suka ada demam panggung. Waktu dulu video call denga...