Langsung ke konten utama

Jurnal Minggu 6 Tahap Kupu Kupu

Minggu ke enam ini makin menarik, kita diminta menuliskan kemajuan kita,,tapi perhari. Maka inilah kemajuanku dari hari 1 sampai ke 5. Lebih ringkas dapat dilihat di Gambar 1.

Hari 1 (Jumat, 26 Juni 2020)
  • Alhamdulillah saya menyelesaikan semua latihan yang sudah saya tetapkan minggu ini yakni pijat refleksi, olahraga, progressive muscle relaxation, latihan nafas, menunda respon, dan menulis. Meskipun waktunya tidak seperti yang saya rencanakan di awal. Hari ini masih terbawa suasana karena hari sebelumnya ada stressor yang cukup mengganggu. Namun, hari ini sudah lebih baik. 
  • Kunci sukses hari ini adalah adanya perencanaan dan memaksakan diri untuk melakukan hal yang sudah ditargetkan.
  • Besok ingin sukses: latihan selfhealing sesuai dengan yang sudah saya rencanakan

Hari 2 (Sabtu, 27 Juni 2020)
  • Alhamdulillah hari ini pun saya menyelesaikan semua latihan yang sudah saya tetapkan, meskipun waktunya ternyata tidak seperti yang telah saya targetkan. Di sisi lain saya juga berhasil melakukan hal yang jika dipikirkan terasa berat/malas untuk dilakukan tapi saat sudah dikerjakan jadi bahagia. Kegiatan itu antara lain, membersihkan kamar mandi kemudian mulai berkebun (setelah minggu ini membeli benih dan media tanam secara online) di temani anak-anak dan pergi ke ATM sendiri. Semua hal itu, ketika dipikirkan saja rasanya berat  namun setelah berhasil dilakukan ternyata bahagia karena berhasil mengalahkan rasa malas.  Saat ke ATM sebenarnya terasa sedikit cemas, namun saya paksa untuk terus berjalan dan alhamdulillah tidak terjadi hal yang ditakutkan. 
  • Kunci sukses hari ini adalah adanya  memaksakan diri untuk melakukan hal yang sudah ditargetkan dan just do it (jangan banyak berpikir)
  • Besok ingin sukses: merasakan kemenangan lagi
Hari 3 (Minggu, 28 Juni 2020)
  • Alhamdulillah hari ini saya menyelesaikan semua latihan yang sudah saya tetapkan, dan lagi -lagi tidak sesuai jadwal yang ditetapkan. Namun saya tetap senang karena meskipun lambat tapi terlaksana, seperti pepatah jawa 'alon-alon asal kelakon'. Ibaratnya selalu ada momentum untuk melakukan hal yang sudah direncanakan. Contoh biasanya saya pijat refleksi di pagi hari sekalian baca qur'an. Namun kemarin saya melakukannya di sore hari, saat perut saya sakit karena diare. Jadi latihan selfhealing nya dilakukan saat benar-benar diperlukan. Dan rasanya lebih santai tidak terlalu terbebani.  Mungkin gaya ini yang perlu saya adopsi, hanya perlu membuat daftar hal yang dikerjakan namun waktunya tidak perlu di atur sampai detil. 
  • Kunci sukses hari ini adalah adanya  just do it (jangan banyak berpikir)
  • Besok ingin sukses: pelan-pelan dalam melaksanakan target tapi terlaksana 

Hari 4 (Senin, 29 Juni 2020)
  • Alhamdulillah..latihan selfhealing terlaksana kecuali latihan nafas, hanya sebentar latihannya. Namun tetap ada  yang bisa disyukuri seperti hari ini akhirnya setelah beberapa kali membeli mangga (online maupun offline), baru kali ini mendapat mangga yang manis alhamdulillah,,,Bisa beli mie ayam yang sudah lama diinginkan dll.
  • Kunci sukses hari ini adalah adanya  just do it (jangan banyak berpikir) 
  • Besok ingin sukses: tetap santai melakukan hal yang ditargetkan 

Hari 5 (Selasa, 30 Juni 2020)
  • Alhamdulillah..bangun tidur merasakan bahagia dan seperti biasa latihan selfhealing juga terlaksana. Apalagi tadi mentorship bareng mentee mbak zizi lainnya juga. Saya mendapat analogi dari mbak zizi juga yang membuat jadi semangat. 
  • Kunci sukses hari ini adalah just do it (jangan banyak berpikir) dan apresiasi diri
  • Besok ingin sukses: selalu ada perbaikan tiap hari 

Secara umum, saya menemukan bahwa di minggu ke 6 ini tantangan terbesar adalah dalam diri yakni kemalasan. Namun saya bahagia karena bisa mengalahkan kemalasan saya dan konsisten menyelesaikan hal yang sudah direncanakan, dalam hal ini latihan selfhealing.

Tiap hari saya memberikan foto diari saya seperti dalam Gambar 2. Hari pertama seperti mendung namun ada sinar matahari, artinya meskipun ada sumber stressor atau hal yang belum berhasil namun selalu ada harapan. Hari kedua saya berhasil mengalahkan kemalasan saya dan rasa cemas saya, sehingga saya menganalogikan bahwa saya berhasil. Hari ketiga seperti siput yang berjalan pelan namun sampai garis finish, saya memang lebih santai dalam melakukan latihan selfhealing meskipun demikian semua yang direncanakan tetap terlaksana. Hari keempat, meskipun ada yang kurang berhasil namun selalu ada hal lain yang bisa disyukuri sehingga menganalogikan ada awan atau mendung kemudian ada pelangi. Dan hari kelima seperti hari yang cerah karena saya merasa bahagia. 

Saya menganalogikan diri saya awalnya malas dan bingung tapi jika saya melakukannya (melompat) pada akhirnya saya bisa berhasil mengalahkan hambatan dan mencapai hal yang ditargetkan. Seperti halnya katak. Hanya perlu melompat tidak perlu berpikir, maka akan sampai ke tempat yang dituju. Kemudian menurut mbak Zizi saya dianalogikan sedang bermain puzzle, perlahan mulai menemukan kepingan-kepingan yang terpisah lalu menempatkannya sehingga didapatkan suatu gambaran yang lebih utuh mengenai diri. Menurut mbak zizi 'Seperti main puzzle, kadang kita pusing sendiri dan perlu trial and error untuk menemukan pasangan yang pas, perlu disadari bahwa itu semua bagian dari proses'. Iya insyaAllah mulai perlahan saya akan menemukan jati diri dan keunikan diri. Semangat.

Untuk testimoni dari mbak mentor, bahwa aku sudah mulai menemukan kepingan-kepingan jawaban. Sedangkan kalau dari suami, saya lebih jarang cemas (mungkin karena sekarang kerja dari rumah).

Gambar 1 Kemajuan Minggu ke 6 Tahap Kupu Kupu


Gambar 2 Foto Diary Minggu Ke 6 Tahap Kupu Kupu



Komentar

Postingan populer dari blog ini

StayFree: Pemantau penggunaan aplikasi hp kita

Salah satu aplikasi yang dituju adalah yang bisa memantau dan memberikan peringatan aplikasi khususnya youtube. Maklum, anak anak masih belum bisa lepas 100% dari nonton di youtube. Tiap hari ada waktu buat mereka untuk nonton, sekali nonton sekitar 10 sampai 15 menit. Tapi terkadang mereka masih nambah walaupun sudah bunyi alarm hp, tanda waktu nonton mereka habis. Makanya saya perlu aplikasi yang bisa memantau penggunaan youtube dalam sehari. Akhirnya ketemu aplikasi 'StayFree'. Ternyata, di aplikasi ini kita bisa melihat penggunaan semua aplikasi di hp kita dan memberikan alarm kalau sudah melewati batas yang kita tetapkan. Niatnya mau melihat penggunaan aplikasi youtube, ternyata penggunaan aplikasi yang lain juga bisa terpantau...jadi senang. Tampilannya seperti ini: #Tantangan10Hari #Level12 #KuliahBunSayIIP #KeluargaMultimedia

Jurnal Minggu 2 Tahap Kupu Kupu

Minggu kedua adalah tahap assesmen diri dalam program mentorship. Maka saya dan mbak zizi sepakat untuk menggunakan messenger, pada hari Selasa 12 Mei 2020 jam 8 Wib. Karena memang jadwal mentroship kita adalah jam 8-9 wib (tidak harus 1 jam, bisa kurang). Rasanya saya deg degan kepikiran mau ngomong apa saat video call dengan mbak mentor. Akhirnya waktu yang disepakati pun datang, saya keluar rumah agar lebih kondusif. Soalnya anak-anak sedang berisik. Alhamdulillah akhirnya bisa lihat wajah mbak mentor... Pertama Mbak zizi tanya apakah program mentroship yang dipilih ini sudah sesuai mindmap. Kemudian saya jawab, bahwa mindmap saya ada 7 yaitu terkait manajemen cemas/panik, manajemen stress, manajemen emosi, manajemen waktu, be confident , positive mind , dan selalu bahagia. Kemudian mbak zizi tanya apa yang sudah di dapat selama tahap ulat sampai kepompong kemarin. Saya cerita kalau di tahap ulat saya mencari sendiri terkait manajemen cemas, kemudian ikut keluarga manajemen emo...

Mind Mapping

Minggu ini kita akan bermain menggunakan mind mapping . Di minggu pertama kita sudah menemukan sumber kebahagiaan kita, kemudian minggu kedua adalah keterampilan yang akan kita pelajari dan di minggu tiga kemarin kita sudah menemukan ilmu yang akan dipelajari. Materi kali ini, cukup membuat saya berpikir ulang, apakah benang merah dari materi 1 sampai ke 4 ini sudah sesuai? Sehingga materi kali ini perlu berefleksi lebih lama. Namun akhirnya ketemu juga benang merahnya. Awalnya mau mengubah telur-telur yang sudah di tulis, tapi sepertinya tidak perlu. Memang sumber kebahagiaan ada di minggu pertama, namun dari minggu kedua, saya tidak memfokuskan untuk mengasah keterampilan yang membuat saya bahagia, saya lebih terfokus pada mempelajari keterampilan yang berpotensi mengganggu kebahagiaan saya. Ini dimaksudkan untuk menyelesaikan sumber pengganggu kebahagiaan sebelum fokus pada kebahagiaan. Saya menyadari ini, setelah saya memperhatikan anak saya, saat dia lapar atau ada yang tidak nya...

Refleksi Belajar #Tahap Ulat

Jurnal minggu ke 7 ini terkait releksi belajar. Kita diminta mengklasifikasikan ilmu yang sudah di dapatkan, kemudian memisahkan makanan utama dan cemilan. Kemudian refleksikan.. a. Apakah makanan yang kudapatkan sudah sesuai dengan kebutuhan makanan yang ada di petaku? Sesuai dengan mind map saya maka ada 7 ilmu yang perlu saya pelajari yakni :  1. Manajemen panik/cemas 2. Manajemen emosi 3. Manajemen stress 4. Manajemen waktu 5. Menjadi percaya diri 6. Sumber kebahagiaan 7. Positive mind  Pertama saya akan melihat ilmu untuk makanan utama saya ternyata ada 3 ilmu yang sudah didapat yakni manajemen emosi, manajemen waktu dan manajemen panik/cemas. Untuk lebih jelas bisa dilihat pada Gambar 1. Untuk manajemen emosi, sudah terjawab pemicu emosi negatif (innerchild, gangguan jin, syahwat), cara merelease emosi negatif (mindfullness, forgiveness therapy, teknik sadar nafas dll), dan terapi emosi negatif. Meskipun masih banyak mungkin ilmu terkait manaj...

Jurnal Minggu 4 Tahap Kupu Kupu

Minggu ke empat ini adalah tahap check in , semacam evaluasi di pertengahan terhadap proses mentorship . Maka hari jumat saya mulai menghubungi mbak zizi dulu, karena minggu-minggu kemarin mbak zizi yang menghubungi dan pas saat itu HP mati dari malam terus pagi baru di charge , makanya sampai jam 8.30 an saya tidak membalas pesan mbak zizi. Maka minggu ini saya berinisiatif menghubungi mbak zizi dulu dan meminta persetujuan apakah mulai mentorship hari jumat ini atau besok (hari sabtu). Ternyata mbak zizi merespon dan saat itu juga proses mentorship berjalan. Pertama mbak zizi menanyakan apakah saya sudah menyimak diskusi bu Septi, alhamdulillah sebelum proses mentorship saya sudah selesai menyimak diskusi bu Septi. Kemudian mbak zizi menanyakan saya lebih nyaman menggunakan chat atau video call saat berinteraksi, saya jawab menggunakan chat karena ada waktu untuk mikir dulu kalau menggunakan chat sedangkan kalau video call suka ada demam panggung. Waktu dulu video call denga...