Bismillahirrahmanirrahim
#RESUME
Materi:
Fitrah Seksualitas adalah membangkitkan, menumbuhkan dan merawat fitrah sesuai gendernya. Laki-laki merasa, berfikir, bertindak dan bersikap laki-laki begitupun seorang perempuan.
#RESUME
Prolog :
Menurut Ust. Harry Santosa, pentingnya peran pengembangan fitrah ini adalah supaya:
- Setiap anak perempuan memiliki fitrah keperempuanan dan kebundaan beserta peran, fungsi dan karakteristiknya
- Setiap anak lelaki memiliki fitrah kelelakian dan keayahan beserta peran, fungsi dan karakteristiknya
Realitas kondisi sekarang, laki-laki berpenampilan seperti wanita atau sebaliknya, data LGBT makin meningkat dan tidak menjadi masalah, banyak kasus perceraian dst
Latar belakang pemilihan materi: agar permasalahan (dalam kondisi relaitas sekarang) tadi dapat diredam.
Materi:
Fitrah Seksualitas adalah membangkitkan, menumbuhkan dan merawat fitrah sesuai gendernya. Laki-laki merasa, berfikir, bertindak dan bersikap laki-laki begitupun seorang perempuan.
Setiap anak yang dilahirkan ke dunia dalam keadaan suci maka orangtua dan lingkunganlah yang akan membentuk karakternya. Lingkungan sangat memegang peran penting dalam tumbuh kembang anak terutama ketika anak masih dalam usia dini (0-6 tahun). Kasus kekerasan terhadap anak dapat menimbulkan trauma yang pada gilirannya akan menurunkan kualitas hidup anak.
Dengan berpegang teguh terhadap ajaran agama yang bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah orang tua dapat mengamalkan dan mempraktekkan cara-cara yang dicontohkan Nabi terkait dengan Pendidikan seks pada anak agar dapat mencegah perilaku negative anak yang dapat mengarahkan anak kepada perilaku kekerasan dan pelecehan seksual pada anak usia dini.
Konsep Pendidikan Seks Anak Usia Dini Dalam Perspektif Islam
Imam Ghazali mengatakan bahwa pengenalan anak terhadap Pendidikan seks dapat dimulai sejak dini dengan cara:
- diawasi sejak permulaan dipeliharadan disusuinya oleh wanita shaleh dan Bergama dengan makanan yang halal
- ketika anak sudah dapat membedakan sesuatu, maka pengawasan harus lebih ditingkatkan lagi yaitu dengan menanamkan sifat malu ditentang jika memakai pakaian sutera dan berwarna
- dijaga dari pergaulan dengan anak-anak yang membiasakan bersenang-senang dan bermewah-mewahan
- dijaga dari membaca puisi yang mengandung seksual dan dilarang melakukan perbuatan dengan sembunyi-sembunyi
- tidak diperbolehkan meninggalkan bersuci dan shalat, diajarkan batas norma-norma agama yang diperlukan
Dengan demikian, pemahaman dan pemilihan cara mengkomunikasikan serta menginformasikan Pendidikan seks yang tepat kepada anak, akan menghantarkan anak menjadi insan yang mampu menjaga dirinya dari perbuatan-perbuatan yang terlarang dan sadar akan ancaman dan peringatan dari perbuatan zina serta memiliki pegangan agama yang jelas.
Cara Memberikan Pengenalan Pendidikan Seks Sesuai Usia Anak
- 20 bulan: anak menunjukkan rasa ingin tahu dan bereksplorasi terhadap alat kelaminnya, dengan cara memegang dan menyentuh berulang-ulang, anak tidak mempunyai fantasi romantic seperti apa yang dibayangkan orang dewasa. Orang tua tidak perlu bereaksi keras dengan perilaku anak yang seperti itu, karena alat kelamin anak tak ada bedanya dengan jari, hidung, atau organ tubuh lainnya.
- 24 bulan: pada tahapan ini anak mulai mengenal perbedaan jenis kelamin dan dapat mengidentifikasikan perbedaan alat kelamin laki-laki dan perempuan. Anak laki-laki seperti ayah dan anak perempuan seperti ibunya. Orang tua dapat memperkenalkan organ tubuh yang lainnya sesuai dengan fingsinya. Begitupun juga nama dan fungsi dari alat kelaminnya. Hindari memakai istilah yang tidak benar terkait dengan nama jenis kelamin karena dapat menimbulkan kebingungan pad anak. Menggunakan istilah biologi merupakan cara yang tepat untuk pengenalan nama jenis kelamin.
- 1-2 tahun: pada tahap ini anak berada pada fase phallic atau kenikmatan didapat di alat genital dimana anak merasakan sensasi nikmat ketika alat kelaminnya disentuh dan merupakan hal yang sangat menarik bagi anak. Pada masa ini, orang tua dapat mengalihkan perhatian anak dengan cara mengajak bermain, membaca buku cerita dan kegkiatan lainnyayang dapat mengalihkan abak dari memainkan alat genitalnya.
- 3 tahun : pada tahapan ini anak mulai bertanya tentang hal-hal yang berhubungan dengan seks seperti dede keluar darimana dll. Orangtua haruslah menjawab dengan benar pertanyaan tersebut sebab pengenalan alat kelamin dan jenis kelamin adalah langkah awal untuk melindungi anak dari tindakan kekerasan dan pelecehan seksual anak.
- 6-8 tahun : pada rentang usia ini orangtua sudah dapat memberikan informasi tentang perkembangan alat reproduksinya dengan menggunakan media yang dekat dengan anak seperti buku cerita atau tayangan ved edukasi yang menjelaskan tentang alat kelamin yang akan mengalami perubahan seiring bertambahnya usia. Orang tua dapat mengajarkan anak untuk dapat melindungi dirinya sendiri dan berani untuk mengatakan tidak apabila ada seseorang yang mencoba untuk membujuk anak untuk membuka pakaiannya meskipun dengan bujukan dan imbalan yang menarik.
Penerapan Pendidikan Seks Menurut Sunnah Rasul
- Memberi nama yang baik untuk anak
- Mengajarkan toilet training kepada anak
- Mengkhitan dan mendidik menjaga kebersihan alat kelamin
- Menanamkan rasa malu pada anak
- Melarang anak laki-laki menyerupai anak perempuan
- Pengajaran Pendidikan seks melalui sholat
- Memisahkan tempat tidur anak dan melarang anak tidur telungkup
- Mengenalkan waktu berkunjung ke kamar orang tua (meminta izin dalam 3 waktu)
- Mendidik anak agar selalu menjaga pandangan mata
- Memerintahkan anak perempuan untuk berhijab bila telah baligh
Kesimpulan:
Pendidikan seks yang diberikan terhadap anak sudah suatu keharusan diberikan dengan menggunakan pendekatan agama, kesehatan, higienis, social, moral dsb. Pendidikan yang diberikan harus sesuai dengan tingkat pemahaman dan usia anak sehingga hal tersebut dapat mencegah atau terjerumus ke dalam perilaku yang menyimpang yang dapat memicu terjadinya kekerasan dan pelecehan seksual pada anak.
#REVIEW
Review lebih ditekankan untuk menjawab pertanyaan dalam sesi diskusi. Ada beberapa pertanyaan:
1. Kenapa tidak boleh memakai baju sutera dan berwarna
2. 3 waktu anak izin ke kamar orang tua itu kapan saja?
3. Kaitan toilet training dengan menjaga fitrah seksualitas
4. Maksud pengajaran Pendidikan seks melalui sholat
5. Apa yang harus dilakukan jika ada teman yang 'rada2' (melambai dst)
Jawaban:
1. Larangan memakai kain sutera itu untuk laki-laki sebagaimana hadist riwayat Bukhari-Muslim 'Janganlah kalian memakai sutera karena siapa yang mengenakannya di dunia maka ia tidak mengenakannya di akhirat' (HR Bukhari No 5633 dan Muslim No 2069). Alasan pelarangan memakai sutera karena agar tidak menyerupai orang kafir yang suka bermewah mewahan, tidak meyerupai wanita dan tidak berlebihan dalam berhias.
Lebih detail dapat dilihat di:
https://rumaysho.com/3297-larangan-pria-memakai-pakaian-sutera.html
Sedangkan pelarangan penggunaan pakaian berwarna khususnya bagi pria adalah pakaian berwarna merah dan kuning yang dicelup 'ushfur. Dalilnya adalah sebagai berikut:
Lebih detail dapat dilihat di:
https://rumaysho.com/3297-larangan-pria-memakai-pakaian-sutera.html
Sedangkan pelarangan penggunaan pakaian berwarna khususnya bagi pria adalah pakaian berwarna merah dan kuning yang dicelup 'ushfur. Dalilnya adalah sebagai berikut:
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna; Telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Hisyam; Telah menceritakan kepadaku Bapakku dari Yahya; Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits; Bahwa Ibnu Ma’dan; Telah mengabarkan kepada kaminya, Jubair bin Nufair; Telah mengabarkan kepadanya, dan ‘Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash; Telah mengabarkan kepadanya, dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat aku memakai dua potong pakaian yang dicelup ‘ushfur, lalu beliau bersabda, “Sesungguhnya ini adalah pakaian orang-orang kafir, maka janganlah kamu memakainya.” (HR. Muslim no. 2077).
Penjelasan lebih detail dapat dilihat di:
https://rumaysho.com/1133-hukum-pria-memakai-pakaian-warna-kuning-dan-merah.html
Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/1133-hukum-pria-memakai-pakaian-warna-kuning-dan-merah.htmlhttps://rumaysho.com/1133-hukum-pria-memakai-pakaian-warna-kuning-dan-merah.html
2. 3 waktu yang harus izin orang tua: Saat menjelang shubuh, waktu dhuhur dan setelah isya (QS An-Nur:58)
Lebih detai dapat dilihat di:
https://almanhaj.or.id/2847-adab-meminta-izin.html
Lebih detai dapat dilihat di:
https://almanhaj.or.id/2847-adab-meminta-izin.html
3. Dari toilet training anak2 belajar beraneka hal menutup kemaluan, jika mau buang air dibukanya di kamar mandi, siapa yang boleh menemani ke kamar mandi, bagaimana istinja supaya bersih dan sehat
Penjelasan lain dapat dilihat di:
https://madrasahutama.wordpress.com/2015/03/27/mengajarkan-pendidikan-seks-untuk-anak-menurut-islam/
Penjelasan lain dapat dilihat di:
https://madrasahutama.wordpress.com/2015/03/27/mengajarkan-pendidikan-seks-untuk-anak-menurut-islam/
4. Saat sholat mengajarkan tentang letak shaf antara laki-laki dan perempuan mungkin agar lebih menempatlkan diri
5. diingatkan
Sumber bacaan lain terkait Pendidikan seks dapat dilihat:
https://www.dakwatuna.com/2012/06/27/21327/pendidikan-seksual-untuk-anak-kenapa-tidak/#axzz5Rqi0Rod0
Sumber bacaan lain terkait Pendidikan seks dapat dilihat:
https://www.dakwatuna.com/2012/06/27/21327/pendidikan-seksual-untuk-anak-kenapa-tidak/#axzz5Rqi0Rod0
Komentar
Posting Komentar