Pendidikan usia dini tidak hanya berkutat pada nilai akademik saja akan tetapi meliputi konsep diri, kepribadian, emosi dan pengenalan gender.
Jenis kelamin mengacu pada faktor biologis sedangkan gender lebih kepada perasaan seseirang terhadap jati dirinya. Pengenalan gender perlu dilakukan agar anak memahami perbedaan peran laki laki dan perempuan, mengenalkan tentang area pribadi, serta mengajarkan identitas dan tugasnya.
Ini adalah definisi gender dr beberapa ahli. Dpt diambil kesimpulan bahwa gender itu tidak sama dengan sex (jenis kelamin) dimana masyarakat kita masih sering menganggap sama.
Sex lebih kepada perbedaan secara fisik antara wanita dan pria yg sifatnya menetap dr Tuhan.
Sementara gender lebih kepada peran dan fungsi antara perempuan dan laki-laki yang terbentuk di dalam masyarakat secara sosial atau budaya. Artinya tidak bersifat mutlak atau fleksibel.
Sebagai contoh, adakah teman2 disini yg berasal dr Minang?
Batak?
Jawa?
Papua?
Di Minang, yg memegang adat matrilineal pasti berbeda dgn di Jawa yg patrilineal.
Bahkan di luar negeri (barat) kedudukannya bisa jd setara.
Berbicara fitrah seksualitas artinya berbicara ttg gender juga. Manusia memahami apa, mengapa dan bagaimana perannya dalam masyarakat sekaligus sebagai individu yang telah diciptakan oleh Tuhan dengan segala potensinya.
Apa Manfaat Mengenalkan Konsep Gender kepada Anak Sejak Dini?
Bisa dibaca di slide ini manfaat2nya yang ternyata pentiiiiing bgt u/masa depan anak.
Salah satunya yg saya highlight, stabiloin, ditebelin adalah "Anak terhindar dari kekerasan seksual".
Saat anak dikenalkan pd konsep gender, biasanya ia akan mengenali bagian tubuhnya. Perbedaan antara laki2 dan perempuan. Disini para ortu bisa memberitahu bahwa ia wajib melindungi bagian tubuhnya yang perlu dilindungi.
Kapan waktu yang tepat untuk mengenalkan gender?
Usia 15 bulan sampai 3 tahun. Anak.l memasuki fase anal.
Bagaimana caranya?
Bermain peran, baca buku atau dongeng, mengenalkan sosok pahlawan,toilet training, bermain dengan anggota tubuh dan underwear rules, mengajak langsung dan mengenalkan pada berbagai profesi, membangun kelekatan dengan orang tua, orang tua paham dan memberi jawaban yang benar dan mudah dimengerti.
Terkait gender ada dalam surat al hujurat ayat 13.
Pertanyaan:
1. Mba Dita
- Bisakah membangun pemahanan gender kepada anak dari mainan yang diberikan?
- Apa ada masalah kedepan jika anak tidak sesuai stereotype umum?
Jawab
Perbedaan gender lebih baik tdk dibedakan berdasarkan jenis kelamin. Mengapa menjadi ini mainan cowok, itu mainan cewek?
Karena terkadang masyarakat kita yg mengarahkan permainan2 tsb. Apa kta jg termasuk?
Padahal, saat anak laki2pun main boneka, seperti action figure. Main masak2pun tak mengapa, siapa tahu mereka menjadi next master cheff?
Kalau contohnya dr ortu, bisa ditekankan pd pembagian peran. Bahwa Mama Papa pd dasarnya bs melakukan itu semua, hanya sebagai keluarga kita saling bekerja sama.
Bahwa memasak tidak mutlak pekerjaan perempuan pun dgn pekerjaan yg lain.
Intinya kita jangan terjebak pd pekerjaan ini milik si A, pekerjaan ini milik si B.
Tapi lebih menggali potensi yg dimiliki tiap2 individu agar berperan maksimal dlm masyarakat sesuai fitrahnya.
Jenis kelamin mengacu pada faktor biologis sedangkan gender lebih kepada perasaan seseirang terhadap jati dirinya. Pengenalan gender perlu dilakukan agar anak memahami perbedaan peran laki laki dan perempuan, mengenalkan tentang area pribadi, serta mengajarkan identitas dan tugasnya.
Ini adalah definisi gender dr beberapa ahli. Dpt diambil kesimpulan bahwa gender itu tidak sama dengan sex (jenis kelamin) dimana masyarakat kita masih sering menganggap sama.
Sex lebih kepada perbedaan secara fisik antara wanita dan pria yg sifatnya menetap dr Tuhan.
Sementara gender lebih kepada peran dan fungsi antara perempuan dan laki-laki yang terbentuk di dalam masyarakat secara sosial atau budaya. Artinya tidak bersifat mutlak atau fleksibel.
Sebagai contoh, adakah teman2 disini yg berasal dr Minang?
Batak?
Jawa?
Papua?
Di Minang, yg memegang adat matrilineal pasti berbeda dgn di Jawa yg patrilineal.
Bahkan di luar negeri (barat) kedudukannya bisa jd setara.
Berbicara fitrah seksualitas artinya berbicara ttg gender juga. Manusia memahami apa, mengapa dan bagaimana perannya dalam masyarakat sekaligus sebagai individu yang telah diciptakan oleh Tuhan dengan segala potensinya.
Apa Manfaat Mengenalkan Konsep Gender kepada Anak Sejak Dini?
Bisa dibaca di slide ini manfaat2nya yang ternyata pentiiiiing bgt u/masa depan anak.
Salah satunya yg saya highlight, stabiloin, ditebelin adalah "Anak terhindar dari kekerasan seksual".
Saat anak dikenalkan pd konsep gender, biasanya ia akan mengenali bagian tubuhnya. Perbedaan antara laki2 dan perempuan. Disini para ortu bisa memberitahu bahwa ia wajib melindungi bagian tubuhnya yang perlu dilindungi.
Kapan waktu yang tepat untuk mengenalkan gender?
Usia 15 bulan sampai 3 tahun. Anak.l memasuki fase anal.
Bagaimana caranya?
Bermain peran, baca buku atau dongeng, mengenalkan sosok pahlawan,toilet training, bermain dengan anggota tubuh dan underwear rules, mengajak langsung dan mengenalkan pada berbagai profesi, membangun kelekatan dengan orang tua, orang tua paham dan memberi jawaban yang benar dan mudah dimengerti.
Terkait gender ada dalam surat al hujurat ayat 13.
Pertanyaan:
1. Mba Dita
- Bisakah membangun pemahanan gender kepada anak dari mainan yang diberikan?
- Apa ada masalah kedepan jika anak tidak sesuai stereotype umum?
Jawab
Perbedaan gender lebih baik tdk dibedakan berdasarkan jenis kelamin. Mengapa menjadi ini mainan cowok, itu mainan cewek?
Karena terkadang masyarakat kita yg mengarahkan permainan2 tsb. Apa kta jg termasuk?
Padahal, saat anak laki2pun main boneka, seperti action figure. Main masak2pun tak mengapa, siapa tahu mereka menjadi next master cheff?
Kalau contohnya dr ortu, bisa ditekankan pd pembagian peran. Bahwa Mama Papa pd dasarnya bs melakukan itu semua, hanya sebagai keluarga kita saling bekerja sama.
Bahwa memasak tidak mutlak pekerjaan perempuan pun dgn pekerjaan yg lain.
Intinya kita jangan terjebak pd pekerjaan ini milik si A, pekerjaan ini milik si B.
Tapi lebih menggali potensi yg dimiliki tiap2 individu agar berperan maksimal dlm masyarakat sesuai fitrahnya.
Komentar
Posting Komentar